Return to Program Studi

PRODI – MAPD

Penyelenggaraan Otonomi Daerah dalam rangka desentralisasi merupakan suatu pekerjaan yang kompleks dan berkesinambungan. Pada tahap awal desentralisasi dilakukan transfer berbagai kewenangan dari pemerintah pusat ke berbagai Institusi terutama Institusi Pemerintah subnasional. Serangkaian tantangan baru muncul dari Institusi yang memperoleh transfer kewenangan berkaitan dengan kemampuan menjalankan Otonomi Daerah dengan manajemen baru yang sesuai dengan dinamika persoalan yang dihadapi.

Manajemen menjadi faktor yang sangat penting bagi keberhasilan implementasi otonomi daerah di Indonesia. Apabila sampai saat ini banyak daerah otonom tidak mengalami kemajuan dan bahkan menjadi sangat tergantung pada pemerintah pusat, tentu ada penyebab utamanya (causa prima). Salah satu yang utama atau bahkan terutama adalah kemampuan manajerial dari kesatuan masyarakat hukum tersebut termasuk pemerintah daerahnya untuk menggunakan hak dan menjalankan kewenangan yang dimilikinya.

Untuk dapat mengantisipasi tuntutan dan tantangan sebagai akibat perubahan paradigma baru Pemerintah Daerah, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam lingkungan Departemen Dalam Negeri, setiap 6 (enam) bulan sekali dalam 1 (satu) tahun membuka penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana (PPs) periode perkuliahan April dan Oktober dengan Program Studi Magister Sains Pemerintahan Konsentrasi Administrasi Pemerintahan Daerah (MAPD).

Leave a Reply

Your email address will not be published.