Seorang Bupati Wisuda S3 di IPDN Jatinangor

Bupati Indra Catri yang resmi menuntaskan program S3 Ilmu Pemerintahan, setelah diwisuda melalui prosesi pemindahan toga dilakukan Rektor IPDN Prof. Dr. Murtir Jeddawi, di kampus IPDN Jatinangor, Senin (5/8). Bupati Agam diwisuda bersamaan dengan total 980 wisudawan yang terdiri dari 598 praja IPDN Diploma IV, 146 orang praja S1, 161 orang lulusan S2, 37 orang program S3 dan sebanyak 38 orang profesi Kepamongprajaan. Pada kesempatan itu ia merupakan satu-satunya kepala daerah. Ia merupakan merupakan putra terbaik Kabupaten Agam, satu dari 37 penyandang gelar doktor yang diwisuda di Kampus Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN).

“Banyak pengalaman yang dihadapi selama menjalani pendidikan doktor ini, terutama pembagian waktu antara kuliah dengan tugas sebagai Bupati Agam,” kata Indra Catri. Bupati mengucapkan terimakasih kepada institusi IPDN dan Pemerintah Kabupaten Agam, serta masyarakat khususnya orang tua dan keluarga yang selalu mendoakan dan mendampingi menyelesaikan pendidikan doktor tersebut.Bupati Indra Catri yang resmi menuntaskan program S3 Ilmu Pemerintahan, setelah diwisuda melalui prosesi pemindahan toga dilakukan Rektor IPDN Prof. Dr. Murtir Jeddawi, di kampus IPDN Jatinangor, Senin (5/8).

Bupati Agam diwisuda bersamaan dengan total 980 wisudawan yang terdiri dari 598 praja IPDN Diploma IV, 146 orang praja S1, 161 orang lulusan S2, 37 orang program S3 dan sebanyak 38 orang profesi Kepamongprajaan. Pada kesempatan itu ia merupakan satu-satunya kepala daerah.

Ia merupakan merupakan putra terbaik Kabupaten Agam, satu dari 37 penyandang gelar doktor yang diwisuda di Kampus Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN). “Banyak pengalaman yang dihadapi selama menjalani pendidikan doktor ini, terutama pembagian waktu antara kuliah dengan tugas sebagai Bupati Agam,” kata Indra Catri.

Bupati mengucapkan terimakasih kepada institusi IPDN dan Pemerintah Kabupaten Agam, serta masyarakat khususnya orang tua dan keluarga yang selalu mendoakan dan mendampingi menyelesaikan pendidikan doktor tersebut.